musik box

Rabu, 22 Oktober 2014

kosong


Aku kembali ke jembata tua itu (lagi ) sendiri , dia ? hemm dia sudah bahagia dengan pilihannya lalu aku disni sedang menyesali mungkin atau malah menertawakan diri sendiri karena ke kalah ini , di jembatan tua ini ada beberapa kita tentang aku dan dia , iya tentang masa lalu yang kebanyakn orang berkata “harusnya kamu lupain saja daripada membuat mu sakit…” , tapi bagi ku masa lalu itu terlalu sulit aku lupain bahkan ada beberapa alasan yang membuat aku tersenyum ketika mengenang masa lalu itu , aku duduk disana di jembatan tua , menunggu tenggelamnya sang surya , bagi ku tempat ini adalah tempat diman aku bisa bertemu dengan masa itu , masa indah bersama dia , dia perna membuat ku takut kehilangan , pernah membuat ku gila , pernah membuat ku marah dan pernah membuat ku hilang arah , rasanya kalau sudah di tempat ini , aku hanya ingin sendiri saja menikmati waktu untuk sekedar mengingat masa itu karna aku sadar aku masih saja belum bisa lupa tentang dia , dia cinta pertama ku , orang yang benar2 membuat ku merasakan cinta , memperjuangkan cinta dan merelakan cinta meskin sakit rasanya , aku tersenyum lalu tertunduk melihat air laut yang bergelomang di bawah kaki ku , bening dan hanya ada bayangan ku , biasanya aku duduk di sini berdua sama dia , bercanda dan berkhayal tentang masa depan , adakah dia mengingat ku sekarang ? adakah dia merindukan aku sekarang ? , mungkin gak pernah atau malah dia sedang mencoba buat melupakan aku . sudahlah ini mungkin harus aku lewati meski ada rasa perih ….