Ini malem minggu , entah seperti apa rasa nya , aku mulai
lupa apa itu malam minggu , satu yang aku tanyakan setiap malam minggu tiba ,
dia sedang apa , apakah dia lagi telfonan dengan pacara barunya , berbagi
cerita lewat tlfn , saling tertawa , tiba tiba nangis di telfn , atau dia malah
di kota itu bersama orang yang tak pernah mengembalikan dia kepada ku ,
entahlah….
Yang pasti aku slalu bertanya-tanya seperti itu , aku
Cuma bisa menatap kelangit-langit kamar , mengingat ritual malam minggu aku dan
dia dulu , dimana aku dan selalu menghabiskan waktu berdua , di langit – langit
kamar ini , aku selalu bercerita padanya tentang dia yang pernah berbaring di
pelukan ku lalu menatap langit-langit kamar ini sama2 , aku hanya mengingat
masa lalu yang bisa membuat ku senang saja , selain itu gak perlu rasanya aku
ingat , sudah berapa kali malam minggu aku lewati tanpa kamu , sebenernya dia
pernah merasakan apa yang aku rasain gak sih , seperti berfikir yang aku
pikirin sekarang , kadang aku merasa gak sanggup buat sendirian tanpa dia , sulit
bagi ku buat lewatin dan lupain ini semua dan bagi mu mungkin mudah….
Sekarang ini pasti dia lagi tiduran , pake daster yang
bikin adem , rambut ikal kamu berantakan , terus lagi telfonan pasti deh , atau
lagi dengerin mp3 , dia yang pernah berbaring di pelukan ku pernahkan dia
betanya tanya sedang apa aku disini , rindukah aku padanya , aku ini yang rajin
banget mikirin kamu , sekarang aku ga perlu bayangin gimana rasanya hidup tanpa
kamu karna sekrang pun sudah tanpa kamu , dulu aku takut kehilangan kamu dan
sekarang aku bener2 kehilangan kamu , malam minggu ini bukan lagi milik ku ,
ini hanya milik mereka yang masih memilik cinta nya , iya mungkin seperti itu…
Kalau hujan tiba , yang terisa hanya kerinduan terhadap
mu. Ya allah bantu aku melewati malam ini tanpa kegelisahan dan bahagian kan
dia selalu , semoga apa yang sudah aku lakukan buat dia memberikan hasil yang
baik buat aku dan kehidupan dia.